Jumat, 31 Agustus 2012

Positve Thinking

Setelah sekian lama gak nge-blog saya kangen sekali, gak tahan. Orang-orang pada nyuruh lanjutin nge-blognya. Baiklah hari ini tanggal 1 September 2012, di kelas XII IPA 2 ini saya memutuskan untuk nge-blog lagi.

Kenapa saya mau ngomongin tentang 'Berfikir Positif' ? Karena seru aja. Kadang ya orang yang gak bisa berfikir postif itu suka terjebak sama pikirannya sendiri. Kenapa saya bisa bilang begitu, karena pengalaman. Fakhirah pernah berbagi cerita gitu, katanya salah satu Miss Universe pernah dapet standing applause gara-gara-gara dia menjawab pertanyaan juri "Apa hal yang paling sulit dilakukan didunia ini?" terus dia jawab "Positve Thinking". Wew. Kalo dipikir ada iyanya ya. 

Salah satu kegiatan 'Negative Thinking' yang sering kita lakukan itu kita suka mengartikan sendiri apa yang kita lihat, kita tahu cuma sekilas. Iya mengartikan sendiri tanpa men-Tabayyun-ni terlebih dulu. Rasul selalu mencontohkan kepada kita untuk men-Tabayyun-ni semua masalah barulah kita mengambil kesimpulan. Tabayyun itu sendiri adalah memeriksa kebenaran suatu perkara. Ayat tentang Tabayyun (QS. An-Nisa':94).

Terus juga Caca pernah bilang ke saya, dunia itu bisa dilihat dari berbagai sisi. Dan itu tergantung dari orangnya, cara berfikir orang itu. Kalau dia Negative Thinker, ya otomatis dunia seburuk yang dia pikirkan. Bawaanya sedih mulu. Seakan-akan orang-orang sekeliling dia selalu salah. Hemmmmpftth.

Sekian deh curhatan yang agak sedikit berbobot ini, semoga bisa menjadi cambuk buat saya pribadi.

BE A POSITVE THINKER GUYSS!!! :))) 


Sabtu, 21 Juli 2012

Thanks Afiya, Hukma, Ajeng

Nangis ih baca postingannya Afiya. Thanks piyaaaaaa, udah peduli sama aku, lopelope deh sama kamu Annisa Afiyatusshalihah Modjo. Ini postingannya http://annisaafiya.blogspot.com/2012/07/a-song-for-hanum.html . Dan ini orangnya :

@annisafiya
Buat Hulk-ma, Hukma Syarifah (@hukmasy) stalker termacho tersayang thanks ya. Tunggu postinganku selanjutnya ya.

Buat Ajeng Ayu Larasati (@ajengalarasati) thanks udah ngasih semangat pagi ini di twitter ya say.

Okay Well

Teman-teman para pembaca setia, mungkin aku bakal jaraaaaaaaang banget posting ke depannya. Lagi banyak stalker jahat!!! Untuk itu saya mohon maaf untuk para stalker baik hati. Mungkin kalo aku udah selesai UN. Atau udah masuk perguruan tinggi barulah saya lanjutan nge-blognya. With love HANUM.

Kamis, 12 Juli 2012

Bukan Mencari Tapi Menjadi

Lagi nunggu giliran drama Bahasa Indonesia. Terus ada salah satu laptop anak kelas yang kebuka dan banyak banget memo pad nya. Berhubung lagi kepo, baca-bacalah saya. Memo pad nya isinya kebanyakan ya tugas-tugas gitu, tapi ada satu memo pad yang isinya menarik. Begini bunyinya:

" Bukan mencari tapi menjadi, 
bukan mencari yang shalih tapi menjadi yang shalihah,
bukan mencari yang terbaik tapi menjadi yang terbaik. "

Agak jleb, so sweet gimana gitu ya. Pelajaran nih, kalo kita berusaha menjadi yang terbaik pasti kita diberi yang terbaik oleh Allah. :')))


Jumat, 29 Juni 2012

Sushi Jazz

Lagi pengen makan sushi, pegilah kita ke sushi jazz deket Mcd yang sebelah bintang pelajar deket Taman Kencana. Aku, Teh Cipa, sama Salsa. Aku pesen yang salmon, Teh Cipa tiger roll yang dalemnya ada udang, Salsa pesen paket yang isinya macem-macem. Udah ya gak usah banyak cerita, ini fotonya:











Kalian tau? sejak itu aku meng-empatkan kebab, bakso, pecel ayam, dengan sushi ini. Maafkan aku :')

Senin, 25 Juni 2012

Naura Dzahbiyyah

Waktu nge post postingan yang judulnya emancipation mungkin pada bingung ada nama Naura Dzahbiyyahnya.

Naura Dzahbiyyah itu nama pena aku. Jadi ceritanya gini, dulu jaman SMP Azkia bawa buku nama-nama bayi gitu. Nah, disitu ada nama Naura=Bunga. Terus aku tertarik deh sama nama Naura dan berencana dijadikan nama anakku kelak wkwkwk apa banget kan.

Tapi pas lagi JAISH (Junalist Association of Insantama Senior High School) kita disuruh buat nama pena yaudah deh Naura, kata Fakhirah "Naurah Dzahbiyyah aja artinya cahaya yang terang benderang". Kata Indira "Naura Dzahbiyyah artinya cahaya keemasan".

Karena artinya Naura Dzahbiyyah bagus jadilah nama penaku, nama anaknya nanti dipikirin nanti deh. Ehehe.

Minggu, 17 Juni 2012

Arti Pengorbanan

" ....Versi orang mungkin 'pengorbanan', tapi versi kita itu 'prioritas' untuk menjalankan kewajiban. Bagaimana kita bisa mempersembahkan sesuatu untuk ummat." - Bu Dedeh Wahidah.

Pas kemaren pertemuan sama ibu-ibu yayasan atau kita sebut ibu-ibu RnD, kata-kata di atas langsung menyadarkan aku sama sesuatu. Sebenernya sih itu lagi ngebahas pertanyaan Tifa tentang gimana ngatur waktu dan gimana cara tetep menjalankan peraturan asrama dengan baik tapi dakwah ke masyarakat juga jalan. Cuma, aku juga ngambil pelajaran lain juga, yaitu tentang nilai pengorbanan.

Selama ini, aku ngerasa sekolah di Bogor salah satu pengorbanan besar. Padahal harusnya aku berpikir kalo itu sebuah prioritas. Prioritas aku untuk sekolah di tempat yang terbaik  prioritas aku untuk dapet banyak pelajaran, dari pada leha-leha di rumah gak ada kemajuan signifikan.

Selama ini aku pikir bangun jam tiga itu pengorbanan, padahal harusnya aku berpikir itu adalah sebuah prioritas aku untuk ngedapetin pahala sebanyak-banyaknya, dari pada tidur lagi dapet apa?

Selama ini aku pikir ngerjain PR sampe begadang itu sebuah pengorbanan, pengorbanan biar dapet nilai bagus. Padahal mah itu ya prioritas kita ngerjain PR yang menjadi kewajiban seorang siswa.

Dan masih banyak lagi, kalo dipikir lagi nih ya ngapain kita ngerasa itu sebuah pengorbanan? Kesannya kayak orang yang paling menderita aja di dunia.

Semua kebaikan yang kita lakukan di dunia ini adalah sebuah prioritas, bagaimana kita membuat kebaikan itu sesuatu hal yang paling penting di dunia ini dan harus kita lakukan. Bukannya sebuah pengorbanan. Tentunya semua alasan prioritas itu kembali lagi, bahwa semua yang kita lakukan di dunia ini dalam rangka ibadah kepada Allah.

Sejak saat itu paradigma aku tentang arti pengorbanan jadi berbeda...